Home » Japanese » Ajakan dalam Bahasa Jepang dan Cara Menjawabnya

Ajakan dalam Bahasa Jepang dan Cara Menjawabnya

ajakan+dalam+bahasa+jepang
Ajakan Dalam Bahasa Jepang

Ajakan dalam Bahasa Jepang dan Cara Menjawabnya – Jika dalam bahasa Indonesia kalimat ajakan ditandai dengan kata ayo atau mari, lalu dalam bahasa jepang di tandai oleh apa? Untuk mengetahui jawabannya, silahkan simak pembahasan berikut ini mengenai pola kalimat ajakan dalam bahasa jepang dan cara menjawabnya.

Tradisi di Jepang, jika kita akan mengajak seseorang untuk bertemu, maka kita harus membuat janji terlebih dahulu. Karena kita tidak tahu apakah tawaran ajakan yang kita tawarkan akan disetujui atau malah menolak ajakan yang ditawarkan. Dalam membuat kalimat ajakan menggunakan bahasa Jepang, kita dapat menggunakan beberapa pola kalimat. Seperti menggunakan bentuk kata kerja mashou (ましょう) dan masenka (ませんか).

Pola Kalimat Ajakan Dalam Bahasa Jepang

1. Kata Kerja Mashou (ましう)
Pola kalimat ajakan dalam bahasa jepang yang pertama yaitu menggunakan kata kerja mashou. Kata kerja yang diikuti bentuk mashou di belakangnya memiliki arti ayo atau mari. Kalimat ajakan seperti ini memiliki kesan yang baik, karena jika orang yang diajak biasanya akanmenerima penawarannya.

Kata mashou sendiri berasal dari kata kerja masu, kemudian menghilangkan huruf akhiran u diganti dengan ou.
Kata Kerja Masu + Ou = Mashou
ます + おう = ましう

Contoh Kalimat:
たべます = たべましょう
Tabemasu = Tabemashou
Makan = Mari makan

いきます = いきましう
Ikimasu = ikimashou
Pergi = Ayo pergi

かえります = かえりましょう
Kaerimasu = Kaerimashou
Pulang = Mari pulang

あいます = あいましょう
Aimasu = Aimashou
Bertemu = Mari bertemu

てつだいます = てつだいましょう
Tetsudaimasu = Tetsudaimashou
Membantu = Ayo bantu

べんきょうします = べんきょうしましょう
Benkyo shimasu = Benkyou shimashou
Belajar = Mari belajar

2. Kata Kerja Mashouka? (ましう か)
Pola kalimat yang kedua untuk sebagai ungkapan penawaran suatu ajakan yaitu menggunakan kata kerja mashouka. Bentuk yang memiliki arti mau kah …? Dalam penggunaanya, kata ajakan ini memiliki kesan keraguan dengan jawaban yang akan diberikan lawan bicara, apakah mau menerima ajakan atau menolaknya.

Baca Juga :  Bentuk Kata Kerja dalam Bahasa Jepang

Kata mashouka? berasal dari kata kerja kerja masu, kemudian diubah menjadi mashou dan menambahkan ka diakhir kalimat sebagai ungkapan pertanyaan.
Kata Kerja Masu => Mashou + Ka
ます => ましょう + か

Contoh Kalimat:
あひた は あいましょうか?
Ashita wa aimashou ka?
Mau kah besok bertemu?

こうえん へ いきましうか?
Kouen e ikimashou ka?
Mau kah pergi ke taman?

らめん を たべましょうか?
Ramen o tabemashou ka?
Mau kah makan mie?

てつだいましょうか?
Tetsudaimashou ka?
Mau kah saya bantu?
(Menawarkan bantuan kepada orang lain)

3. Kata Kerja Masenka (ません か)
Penggunaan kata kerja bentuk masenka dalam kalimat ajakan merupakan adalah bentuk yang paling sopan. Kata kerja masenka ini artinya adalah bagaimana kalau kita…? Sama halnya dengan bentuk kata kerja mashouka, pola kalimat menggunakan kata masenka juga berkesan memiliki keraguan atas jawab yang akan diterima.

Kata masen merupakan bentuk kata kerja negatif masu. Sedangkan untuk membuat kalimat ajakannya tinggal menambahkan ka di akhir kalimat.
Kata Kerja Negatif (Masen) + Ka
ます => ません + か

Contoh Kalimat:
えいが を みませんか?
Eiga o mimasenka?
Bagaimana kalau kita nonton film?

ほんや へ いきませんか?
Honya e ikimasenka?
Bagaimana kalau kita pergi ke toko buku?

すし を たべませんか?
Sushi o tabemasenka?
Bagaimana kalau kita makan sushi?

Perhatikan!
Jangan sampai lupa memberikan kata ka di akhir kalimat ajakan menggunakan bentuk kata keraj masenka. Karena jika tidak akan memiliki arti yang berbeda.

Baca Juga :  Nama-Nama Hari dalam Bahasa Jepang

Contoh:
いきませんか?
Ikimasenka?
Bagaimana kalau kita pergi?

いきません
Ikimasen
Tidak pergi

Cara Menjawab Ajakan dalam Bahasa Jepang
Ketika kita menerima suatu tawaran ajakan, pasti hanya ada dua kemungkinan jawaban untuk menjawabnya, yaitu menyetujui atau menolaknya. Ada pun pola kalimat yang digunakan untuk menjawab suatu ajakan menggunakan bahasa jepang, yaitu sebagai berikut.

A. Menyetujui Ajakan

Contoh Percakapan Menyetujui Ajakan
A : こうえん へ いきましうか?
Kouen e ikimashou ka?
Mau kah pergi ke taman?
B : はい, いきましょう
Hai, ikimashou
Ya, ayo pergi

A : えいが を みませんか?
Eiga o mimasenka?
Bagaimana kalau kita nonton film?
B : はい, いいですね
Hai, ii desune
Ya, saya setuju

B. Menolak Ajakan

Contoh Percakapan Menolak Ajakan
A : こうえん へ いきましうか?
Kouen e ikimashou ka?
Mau kah pergi ke taman?
B : すみません, すこし ようじ が あるんですから…
Sumimasen, sukoshi youji ga arun desukara…
Maaf, saya ada sedikit urusan…

A : どようび は えいが を みませんか?
Do youbi wa eiga o mimasenka?
Bagaimana kalau kita hari sabtu nonton film?
B : すみません, どようび は ざんぎょうですから…
Sumimasen, do youbi wa zangyou desukara…
Maaf, hari sabtu saya lebur kerja…

Demikianlah pembahasan mengenai pola kalimat ajakan dalam bahasa jepang dan cara menjawabnya beserta contoh kalimatnya. Semoga bermanfaat.

Baca Lagi :

Scroll to Top