Home » Ilmu Pengetahuan » Lingkaran Warna Primer, Sekunder, dan Tersier

Lingkaran Warna Primer, Sekunder, dan Tersier

lingkaran+warna
Lingkaran Warna

Lingkaran Warna Primer, Sekunder, dan Tersier – Lingkaran warna adalah sebuah lingkaran warna-warni yang tersusun melingkar dari warna pokok (primer) dan warna-warna turunannya (sekunder). Perpaduan antara warna primer dan sekunder akan menghasilkan warna tersier.

Pengertian Warna
Pengertian warna menurut para ahli adalah sebuah unsur cahaya yang dipantulkan oleh suatu benda dan diintrepetasikan oleh mata berdasarkan cahaya yang mengenai benda tersebut. Permukaan benda yang dipantuli cahaya dapat dipengaruhi oleh pigmen warna, baik secara alami maupun buatan manusia.

Dalam teori brewster, menyatakan bahwa warna yang ada di alam terbagi menjadi empat kelompok jenis warna, yakni warna primer, sekunder, tersier, dan warna netral. Warna-warna tersebut tersusun dalam lingkaran warna brewster. Lingkaran warna brewster juga mampu menguraikan teori warna komplementer (kontras), split komplementer, triad, dan tetrad.

Warna itu sendiri merupakan salah satu unsur dalam seni rupa. Dengan mengetahui warna pada lingkaran warna, maka akan lebih mudah mengetahui warna-warna apa saja yang merupakan warna-warna turunannya.

Lingkaran Warna
Di dalam lingkaran warna, terdapat warna primer, sekunder, dan tersier. Primer atau warna pokok adalah warna yang tidak dapat dihasilkan oleh pencampuran warna lainnya. Warna primer terdiri dari warna merah, biru, dan kuning. Perpaduan antara dua warna primer menghasilkan beberapa warna sekunder. Contoh warna-warna sekunder yaitu oranye, hijau, dan ungu. Sedangkan pencampuran antara warna primer dan sekunder akan menghasilkan warna-warna tersier, seperti biru keunguan, hijau kekuningan, dan lain sebagianya.

Sementara itu, warna-warna seperti warna hitam, putih, emas dan perak dapat digolongkan sebagai warna pokok. Namun karena warna-warna tersebut tidak menampakkan suatu kroma tertentu, maka banyak yang menganggapnya bukan warna.

Ada yang menyatakan bahwa warna hitam dan putih termasuk dalam kelompok warna netral. Hal itu dikarenakan warna tersebut dapat digunakan sebagai penetralisir terhadap warna lainnya. Dengan begitu, maka yang termasuk dalam warna pokok hanya ada tiga, yakni warna merah, kuning, dan biru.

Grafik skema dalam lingkaran warna juga dikenal dengan skema warna triadic, karena tipa-tiap warna tersebut berada pada suatu titik sudut segitiga.

Baca Juga :  Macam - Macam Bentuk Dalam Seni Rupa

Lingkaran Warna Primer, Sekunder, dan Tersier

Dari penjelasan di atas, maka dapat diperoleh kesimpulan dalam pengelompokoan warna pada lingkaran warna (color wheel) yaitu sebagai berikut :

1. Warna Primer

Warna primer pada lingkaran warna merupakan warna pokok/dasar dan bukan merupakan dari pencampuran warna lainnya. Warna primer terdiri dari warna merah, kuning dan biru.

2. Warna Sekunder

Warna sekunder merupakan warna-warna yang dihasilkan dari pencampuran warna primer dengan perbandingan yang sama. Warna sekunder terdiri dari warna orange, hijau dan ungu.

3. Warna Tersier

Warna tersier adalah warna-warna yang dihasilkan dari pencampuran warna primer dengan warna sekunder dengan perbandingan yang sama. Beberapa contoh warna tersier yakni biru keunguan, hijau kekuningan, dan biru kehijauan.

Pencampuran Warna

Dalam pencampuran warna, dikenal ada dua macam proses, yaitu pencampuran warna additive dan warna subtractive. Kedua proses pencampuran warna tersebut sering diaplikasikan pada peralatan yang berhubungan dengan warna.

Warna Additive
Pencampuran warna additive adalah pencampuran antara warna primer yang terdiri dari warna red, green dan blue (RGB). Perpaduan dari ketiga warna primer dengan jumlah takaran yang sama, akan menghasilkan warna putih.

Sementara itu, percampuran antara dua warna primer dengan perbandingan yang sama, akan menghasilkan warna skunder. Diantara jenis warna sekunder yaitu cyan (perpaduan warna green dan blue), magenta (perpaduan warna blue dan red) dan yellow (perpaduan warna red dan green). Pencampuran warna additive sering diaplikasikan pada perangkat televisi, monitor komputer, scanner dan lain sebagainya.

Warna Subtractive
Pencampuran warna subtractive adalah kombinasi antara warna skunder dari warna additive, tetapi material yang dipakai pada warna subtractive berbeda dengan warba additive. Pada warna additive dibentuk dari cahaya, sedangkan pada warna subtractive dibentuk oleh pigment warna yang memiliki sifat transparan. Salah satu contoh pencampuran warna subtractive yaitu tinta cetak.

Warna subtractive terdiri dari warna cyan, magenta dan yellow (CMY). Menurut teori, perpaduan dari ketiga warna subtractive tersebut akan diperoleh warna hitam. Tetapi, pada kenyataan menghasilkan warna coklat tua. Hal itu disebabkan oleh keterbatasan pigment tinta cetak. Sehingga, kini telah ditambahkan warna hitam yang disimbolkan dengan huruf K (Key) untuk menambah kepekatannya. Dan kini warna CMYK menjadi standard tinta dalam percetakan.

Baca Juga :  Alat Dan Media Untuk Menggambar

Pengelompokan Warna

Selain warna primer dan sekunder, terdapat juga pengelompokan warna lainnya pada lingkaran warna, yaitu warna-warna yang berdekatan dengan warna turunannya (hue). Warna-warna tersebut biasanya berada saling berdekatan dalam satu sisi. Pengelompokan warna-warna tersebut yaitu sebagai berikut:

Warna Netral
Warna netral adalah warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna dan bukan merupakan warna primer ataupun sekunder. Warna netral ini dihasilkan dari perpaduan antaran tiga warna sekaligus dengan komposisi/takaran yang tidak sama.

Warna Kontras (Komplementer)
Warna kontras adalah warna yang memiliki kesan berlawanan antara yang satu dengan lainnya. Warna kontras diperoleh dari perpaduan warna yang saling berseberangan pada lingkaran warna. Atau dengan kata lain memotong titik tengah segitiga yang terdiri dari warna primer dan warna sekunder.

Warna kontras ini tidak menutup kemungkinan dalam membentuk kontras warna dengan mengolah nilai komposisi ataupun kemurnian warnanya. Diantara contoh warna kontras yaitu merah dengan hijau, kuning dengan ungu, dan biru dengan jingga.

Warna Panas
Warna panas adalah deretan kelompok warna pada lingkaran warna yang dibentuk oleh setengah lingkaran yang dimulai dari warna merah sampai kuning. Warna panas ini dapat memiliki arti riang, penuh semangat, marah, dan mengesankan jarak yang dekat.

Warna Dingin
Warna dingin adalah deretan kelompok warna pada lingkaran warna yang dibentuk oleh setengah lingkaran mulai dari warna hijau sampai ungu. Warna dingin ini memiliki arti kelembutan, kesejukan, kenyamanan, dan mengesankan jarak yang jauh.

Demikianlah pembahasan tentang lingkaran warna primer, sekunder, dan tersier beserta percampurannya. Semoga bermanfaat.

Baca Lagi :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *