Home » Matematika » Rumus Matematika Kelas 4 SD Semseter 1 Dan 2

Rumus Matematika Kelas 4 SD Semseter 1 Dan 2

rumus+matematika+kelas+4
Rumus Matematika Kelas 4

Rumus Matematika Kelas 4 SD Semseter 1 Dan 2 – Pembelajaran matematika selalu berhubungan dengan perhitungan rumus. Rumus-rumus matematika harus kita pahami agar dapat mengerjakan soal-soal matematika dengan benar. Nah, bagi kalian yang saat ini duduk di kelas 4, berikut akan diberikan informasi mengenai kumpulan rumus matematika kelas 4 dari semester 1 sampai 2.

Pelajaran matematika SD kelas 4 biasanya dimulai dari rumus-rumus yang mudah dipelajari, misalnya penjumlahan dan pengurangan pada bilangan bulat. Kemudian akan berlanjut ke materi yang lebih komplek seperti menghitung pecahan, bilangan romawi, dan rumus menghitung luas dan keliling bangun datar.

Setelah sedikit dijelaskan materi matematika yang dipelajari di kelas 4, pasti sudah ada gambaran apa saja rumus matematika kelas 4 SD. Nah, berikut merupakan kumpulan rumus matematika kelas 4 SD semester 1 dan 2.

Rumus Matematika Kelas 4 SD Semester 1

Sifat-Sifat Operasi Bilangan Bulat

1. Sifat Komutatif

a. Sifat komutatif penjumlahan
a + b = b + a
Contoh:
2 + 3 = 3 + 2 = 5

b. Sifat komutatif perkalian
a x b = b x a
Contoh:
3 x 5 = 5 x 3 = 15

2. Sifat Asosiatif

a. Sifat asosiatif penjumlahan
a + (b + c) = (a + b) + c
Contoh:
2 + (3 + 4) = (2 + 3) + 4 = 9

b. Sifat asosiatif perkalian
a x ( b x c) = (a x b) x c
Contoh:
2 x (3 x 5) = (2 x 3) x 5 = 30

3. Sifat Distributif

a. Sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan
a x (b + c) = (a x b) + (a x c)
Contoh:
2 x (3 + 4) = (2 x 3) + (2 x 4) = 6 + 8 = 14

b. Sifat distributif perkalian terhadap pengurangan
a x (b – c) = (a x b) – (a x c)
Contoh:
2 x (4 – 3) = (2 x 4) – (2 x 3) = 8 – 6 = 2

Rumus Perbandingan

a lebih besar dari b, maka a > b
a lebih kecil dari b, maka a < b
a sama dengan b, maka a = b

Contoh:
5 > 3
2 < 3
2 = 2

Rumus Perkalian Dan Pembagian Bilangan Bulat

a. Rumus Perkalian Bilangan Bulat

Berikut merupakan aturan yang digunakan untuk menghitung perkalian bilangan bulat positif dan negatif:

a x b = ab
(-a) x (-b) = ab
a x (-b) = (-ab)
(-a) x b = (-ab)

Contoh:
3 x 4 = 12
(-3) x (-4) = 12
3 x (-4) = (-12)
(-3) x 4 = (-12)

b. Rumus Pembagian Bilangan Bulat

Berikut merupakan aturan yang digunakan untuk menghitung pembagian bilangan bulat positif dan negatif:

a : a = a
(-a) : (-a) = a
a : (-a) = (-a)
(-a) : a = (-a)

Contoh:
8 : 4 = 2
(-8) : (-4) = 2
8 : (-4) = (-2)
(-8) : 4 = (-2)

Rumus Pembulatan Bilangan

a. Membulatkan Ke Satuan Terdekat

Angka di belakang koma kurang dari 0,5 maka dibulatkan menjadi nol
Contoh:
12,3 dibulatkan menjadi 12

Angka di belakang koma lebih dari 0,5 atau sama dengan 0,5 maka dibulatkan menjadi 1
Contoh:
12,7 dibulatkan menjadi 13

b. Membulatkan Ke Puluhan Terdekat

Angka satuan kurang dari 5 dibulatkan menjadi 0
Contoh:
33 dibulatkan menjadi 30

Angka satuan yang lebih dari atau sama dengan 5 dibulatkan ke atas menjadi 1 angka puluhan
Contoh:
58 dibulatkan menjadi 60

c. Membulatkan Ke Ratusan Terdekat

Angka puluhan yang kurang dari 5 dibulatkan menjadi nol
Contoh:
539 dibulatkan menjadi 500

Angka puluhan yang lebih dari atau sama dengan 5 dibulatkan menjadi 1 angka ratusan
Contoh:
367 dibulatkan menjadi 400

d. Membulatkan Ke Ribuan Terdekat

Angka ratusan yang kuran dari 5 dibulatkan menjadi nol
Contoh:
42.400 dibulatkan menjadi 42.000

Angka ratusan yang lebih dari atau sama dengan 5 dibulatkan menjadi 1 angka ribuan
Contoh:
2.600 dibulatkan menjadi 3.000

Baca Juga :  Jenis-Jenis Segitiga Dan Sifat-Sifatnya

Menentukan Kelipatan Dan Faktor Bilangan

a. Kelipatan Bilangan

Kelipatan adalah deret bilangan yang diperoleh dengan cara menambahkan bilangan itu sendiri atau mengalikan bilangan tersebut dengan 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.

Contoh:
Kelipatan 2 = 2, 4, 6, 8, 10, 12, 14, 16, 18, 20, …
Kelipatan 5 = 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45, …

b. Faktor Bilangan

Faktor bilangan adalah suatu bilangan yang membagi bilangan lain sehingga menghasilkan bilangan asli.

Contoh:
Faktor 12 = 1, 2, 3, 4, 6, 12
Faktor 18 = 1, 2, 3, 6, 9, 18

Rumus Matematika Kelas 4 KPK Dan FPB

KPK adalah singkatan dari Kelipatan Persekutuan Kecil dan FPB adalah singkatan dari Faktor Persekutuan Besar. Untuk menentukan KPK dan FPB antar dua bilangan dapat menggunakan beberapa cara, diantaranya yaitu metode kelipatan dan faktorisasi prima.

a. Metode Kelipatan

Berikut merupakan contoh cara mencari KPK dan FBP menggunakan metode kelipatan
Contoh:
Mencari KPK dari 4 dan 6
Kelipatan 4 = 4, 8, 12, 16, 20, …
Kelipatan 6 = 6, 12, 18, 24, 30, …
Kelipatan yang sama dari dua bilangan: 12
KPK dari 4 dan 6 adalah 12

Contoh:
Mencari FPB dari 8 dan 12
Faktor dari 8 = 1, 2, 4, 8
Faktor dari 12 = 1, 2, 3, 4, 6, 12
Faktor persekutuan dari 8 dan 12 = 1, 2, 4
FPB dari 8 dan 12 adalah 4

b. Faktorisasi Prima

Berikut merupakan contoh mencari KPK dan FBP dapat menggunakan metode faktorisasi prima atau pohon faktor

Contoh:
Mencari KPK dan FPB dari 12 dan 20
Faktorisasi prima dari 12 = 2 x 2 x 3 = 2² x 3
Faktorisasi prima dari 20 = 2 x 2 x 5 = 2² x 5
KPK dari 12 dan 20 = 2² x 3 x 5 = 60
FPB dari 12 dan 20 = 2² = 4

Mengukur Besar Sudut

Sudut adalah suatu daerah yang dibentuk dari pertemuan dua garis pada satu titik
Pengukuran sudut dapat dilakukan dengan menggunakan busur derajat

  • Sudut lancip adalah sudut yang kurang dari 90º
  • Sudut tumpul adalah sudut yang lebih dari 90 derajat dan kurang dari 180º
  • Sudut siku-siku adalah sudut yang besarnya 90º
  • Sudut lurus adalah sudut yang besarnya 180º
  • Sudut refleks adalah sudut yang lebih dari 180º dan kurang dari 360º

Arah Mata Angin

Berikut merupakan gambar arah mata angin dan penjelasannya.

arah+mata+angin
Arah Mata Angin

Rumus Matematika Kelas 4 Hubungan Antar Satuan

a. Satuan Waktu

1 jam = 60 menit
1 menit = 60 detik
1 jam = 3.600 detik

b. Satuan Berat

1 kg = 10 hg
1 kg = 100 dag
1 kg = 1.000 g
1 kg = 10.000 dg
1 kg = 100.000 cg
1 kg = 1.000.000 mg

c. Satuan Panjang

1 km = 10 hm
1 km = 100 dam
1 km = 1.000 m
1 km = 10.000 dm
1 km = 100.000 cm
1 km = 1.000.000 mm

d. Satuan Kuantitas

1 lusin = 12 buah
1 gros = 12 lusin
1 gros = 144 buah
1 kodi = 20 helai
1 rim = 500 lembar

Rumus Matematika Luas Dan Keliling Bangun Datar Kelas 4

Bangun datar yang dilepajari di kelas 4 SD yaitu segitiga dan jajar genjang

a. Segitiga

Baca Juga :  Cara Menghitung Volume Kubus Dan Balok

Rumus luas segitiga (L) = 1/2 x alas x tinggi
Rumus keliling segitiga = sisi + sisi + sisi

b. Jajar Genjang

Rumus luas jajar genjang (L) = alas x tinggi
Rumus keliling jajar genjang = sisi + sisi + sisi + sisi

Rumus Matematika Kelas 4 SD Semester 2

Rumus Operasi Hitung Campuran

Operasi hitung campuran bilangan bulat adalah sebuah perhitungan yang melibatkan gabungan berbagai jenis operasi hitung (penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian). Aturan untuk melakukan operasi hitung campuran pada bilangan bulat adalah sebagai berikut:

  • Penjumlahan dan pengurangan adalah setara, maka dikerjakan mulai dari kiri
  • Pembagian dan perkalian adalah setara, maka dikerjakan dimulai dari kiri
  • Perkalian dan pembagian lebih tinggi tingkatnnya daripada penjumlahan dan pengurangan, sehingga dikerjakan terlebih dahulu

Contoh:
100 – 50 + 60 = 50 + 60 = 110
40 : 2 x 10 = 8 x 10 = 80
100 + 50 : 10 – 5 = 100 + (50 : 10) – 5 = 100 + 5 – 5 = 105 – 5 = 100
5 x 4 + 25 : 5 = (5 x 4) + (25 : 5) = 20 + 5 = 25

Rumus Matematika Kelas 4 Pecahan

1. Rumus Penjumlahan Pecahan

a. Penjumlahan pecahan berpenyebut sama

a/b + c/b = (a + c)/b

Contoh:
1/4 + 2/4 = (1 + 2)/4 = 3/4
2/6 + 3/6 = (2 + 3)/6 = 5/6

b. Penjumlahan pecahan beda penyebut

a/b + c/d = (a x d) + (b x c)/(b x d)

Contoh:
1/2 + 1/3 = (1 x 3) + (2 x 1)/(2 x 3) = (3 + 2)/ 6 = 5/6
2/3 + 1/5 = (2 x 5) + (3 x 1)/(3 x 5) = (10 + 3)/ 15 = 13/15

2. Rumus Pengurangan Pecahan

a. Pengurangan pecahan berpenyebut sama

a/b – c/b = (a – c)/b

Contoh:
3/4 – 2/4 = (3 – 2)/4 = 1/4
5/6 – 3/6 = (5 – 3)/6 = 2/6 = 1/3

b. Pengurangan pecahan beda penyebut

a/b – c/d = (a x d) – (b x c)/(b x d)

Contoh:
1/2 – 1/3 = (1 x 3) – (2 x 1)/(2 x 3) = (3 – 2)/ 6 = 1/6
2/3 – 1/5 = (2 x 5) – (3 x 1)/(3 x 5) = (10 – 3)/ 15 = 7/15

3. Rumus Perkalian Pecahan

a/b x c/d = (a x c)/(b x d)

Contoh:
1/2 x 1/3 = (1 x 1)/(2 x 3) = 1/6
3/4 x 2/5 = (3 x 2)/(4 x 5) = 6/20 = 3/10

4. Rumus Pembagian Pecahan

a/b : c/d = a/b x d/c

Contoh:
1/8 : 1/4 = 1/8 x 4/1 = (1 x 4)/(8 x 1) = 4/8 = 1/2
1/2 : 1/4 = 1/2 x 4/1 = (1 x 4)/(2 x 1) = 4/2 = 2

Rumus Lambang Bilangan Romawi

  • I = 1
  • V = 5
  • X = 10
  • L = 50
  • C = 100
  • D = 500
  • M = 1000

Contoh:
7 = VII
9 = IX
15 = XV
51 = LI
1150 = MCL

Bangun Ruang Kubus Dan Balok

a. Sifat-Sifat Kubus

  • Memiliki 6 sisi berbentuk persegi
  • Memiliki 12 rusuk sama panjang
  • Memiliki 8 titik sudut

b. Sifat-Sifat Balok

Memiliki 6 sisi berbentuk persegi dan persegi panjang
Memiliki 12 rusuk, terdiri dari 4 rusuk panjang, 4 rusuk lebar, 4 rusuk tinggi
Memiliki 8 titik sudut

c. Jaring-Jaring Kubus Dan Balok

jaring+jaring+kubus+dan+balok
Jaring-Jaring Kubus Dan Balok

d. Simetri Lipat Dan Simetri Putar

Nama BangunSimetri LipatSimetri Putar
Persegi44
Persegi Panjang22
Segitiga Sama Kaki1
Segitiga Sama Sisi33
Jajar Genjang2
Trapesium Sama Kaki1
Layang-layang1
Belah Ketupat22
Lingkarantak terhinggatak terhingga
Elips22
Segi Lima Beraturan55
Segi Enam Beraturan66
Sgi Delapan Beraturan88

Demikianlah pembahasan mengenai kumpulan rumus matematika kelas 4 SD semester 1 dan semester 2 beserta contoh soal pembahasannya. Semoga bermanfaat.

Baca Lagi :

Scroll to Top